‎Diduga Sakit, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Depan Halte Bus Perumnas III

 

Photo News

Polresta Jayapura Kota,- Pihak Kepolisian dari Polsek Heram merespon cepat laporan masyarakat terkait penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia bertempat di depan Halte Bus Perumnas III, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, pada Sabtu (21/2) sekitar pukul 09.30 WIT.

‎Korban diketahui bernama Sakanteng Ulunggi alias Tese Ulunggi Alias Kaco (laki-laki), yang sehari-harinya diketahui berada di sekitar wilayah Perumnas III dan Uncen Atas. Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring miring ke samping kanan dengan mengenakan sweter putih dan celana pendek hitam.

‎Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban sempat mendatangi seorang warga yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi penemuan. Saat itu korban terlihat dalam kondisi lemas dan sempat diberikan uang oleh warga yang didatangi untuk membeli makanan. Korban kemudian berjalan kaki menuju arah Uncen Atas.

‎Tidak lama kemudian, setibanya di depan halte bus Perumnas III, korban tiba-tiba muntah darah dan terjatuh. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkannya ke Pos Patmor Heram.

‎Anggota piket Pos Patmor Heram yang dipimpin Brigpol Tri Purba tiba di lokasi dan langsung mengamankan TKP. Selanjutnya personel Polsek Heram memasang garis polisi dan melakukan pengumpulan bahan keterangan terhadap saksi-saksi.

‎Tim Inafis Polresta Jayapura Kota yang dipimpin IPDA Antonia Hilapok kemudian melakukan olah TKP. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sekitar pukul 10.35 WIT, jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura untuk penanganan lebih lanjut.

‎Langkah-langkah Kepolisian yang telah dilakukan yakni menerima laporan dan mendatangi TKP, mengamankan serta memasang police line di lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, melaksanakan olah TKP bersama Tim Inafis, mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara.

‎Saat ini pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab meninggalnya korban, termasuk koordinasi dengan pihak medis serta penelusuran keluarga korban agar proses pemulasaraan jenazah dapat dilakukan sesuai ketentuan.

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Heram Iptu F. Andri Rihulay, S.E., M.H membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

‎“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak medis untuk memastikan penyebab pastinya,” ungkap Kapolsek Iptu Andry. 

‎Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan membantu proses pencarian keluarga korban agar dapat segera dilakukan persemayaman atau pemakaman secara layak.

‎Kapolsek turut mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut.

‎“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Perumnas III dan sekitarnya, agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Percayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak Kepolisian,” tegas Iptu Andry. 

‎Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila melihat warga yang sakit atau membutuhkan pertolongan di ruang publik, tidak menyebarkan foto atau video korban di media sosial demi menghormati privasi dan keluarga almarhum Serta tetap bersinergi bersama pihak Kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.(*) 

‎Penulis : Subhan

POLRESTA JAYAPURA KOTA
Jl. Ahmad Yani No. 11
Jayapura - Papua
Telp : (0967) 534161 / 081248003572